Seberapa Penting Komitmen Bagi Anda?
![]() |
Komitmen.
Pastinya diantara kita sudah banyak yang mendengar kata 'komitmen'.
Komitmen berarti melakukan sesuatu yang ia katakan akan dilakukannya.
Orang
biasa mempercayai konsep ini ... kadang-kadang. Dia yakin bahwa dirinya
harus melakukan apa yang dia katakan akan dilakukannya, bila keadaan
sedang baik atau mendukung untuk menepati ucapannya. Tapi, sejujurnya,
komitmen tidak memiliki persyaratan. Seorang pemimpin sejati akan tetap
melaksanakan komitmennya, entah terasa menyenangkan atau tidak; orang
biasa hanya melakukan apa yang ingin mereka lakukan.
Zaman
telah berubah. Kebanyakan orang biasa pada masa kini menjalani hidup
tanpa komitmen dan kehilangan prinsip. Orang biasa tak ambil pusing
perihal menepati komitmennya, dan nilai ucapan mereka menjadi begitu
rendah, sehingga mereka mengingkarinya nyaris setiap hari. Jika sudah
begini, kepercayaan akan rusak, dan pastilah hubungan menjadi goyah,
bahkan mengacaukan segalanya.
Berhenti Membuat Alasan - Katakan dan Lakukan
![]() |
| Basa Basi |
Banyak orang membuat alasan menggelikan
mengapa mereka tidak mau berkomitmen. Orang biasa tak punya masalah
dalam melakukan apa yang ia katakan akan dilakukannya, karena ia tidak
pernah mengatakan apa-apa! Ia tidak pernah berkomitmen dengan dirinya
sendiri. Mereka menjalani hidup dengan nyaman. Namun demikian, harga
mahal yang harus mereka bayar adalah, mereka tak akan pernah mencapai
apapun. Mereka menyia-nyiakan semua yang bisa mereka lakukan dan mereka
menikmati keadaan ini.
Ungkapkan apa yang akan Anda lakukan. Buatlah pernyataan diri sendiri
![]() |
Ada jutaan orang yang setiap tahun membuat
resolusi Tahun Baru untuk menurunkan berat badan, memulai hubungan
baru, atau bahkan mendapat pekerjaan dengan gaji yang lebih baik.
Kebanyakan pembuat resolusi berakhir gagal lalu putus asa dan menyerah.
Bukannya instropeksi diri, tetapi mereka justru membuat alasan-alasan
basi sebagai pembelaan diri. Sikap setengah-setengah adalah puncak sifat
egois, sedangkan alasan adalah bentuk lain dari ketidak-jujuran.
Apa yang nanti akan Anda lakukan?
Persoalan Hidup dan Mati
![]() | ||
Pernah dikatakan, jika seseorang tidak bersedia mati
demi sesuatu, dia tidak layak untuk hidup.
Di dunia ini, yang paling
memiliki komitmenlah yang menang. Perlu dimengerti, bahwa suatu
kehormatan dan keistimewaan untuk membuat perubahan bagi orang lain
sambil menikmati kehidupan mereka sendiri. Yang memiliki komitmen dalam
menciptakan sebuah dunia yang baik bagi semua orang, dimana tak seorang
pun yang terlupakan, dialah sang pemenang.
Mengapa Sebagian Orang Menghindar dari Membuat Perjanjian?
![]() | |||
Mengapa orang biasa melakukan apa saja yang mereka bisa agar tidak membuat suatu perjanjian?
Kita
sudah berurusan dengan mereka yang menolak membuat perjanjian karena
lebih berkomitmen untuk keliatan baik dengan tidak mengingkari janji.
Jelas ini merupakan sebuah pola, beberapa orang malah menyebutnya
sebagai kecanduan yang mungkin mereka peroleh pada awal kehidupan
mereka. Ada beberapa dorongan atau perilaku lain yang dipilih orang
biasa, yang menghalangi mereka untuk membuat perjanjian yang lebih baik
serta meraih hasil luar biasa. Beberapa di antaranya adalah :
- Keliatan baik
- Merasa nyaman
- Merasa benar
- Merasa diterima
Jadilah seorang yang tidak pernah lari dari perjanjian. Karena perjanjian adalah dasar dari kehidupan dan produktivitas.
Terlalu Banyak Komitmen
![]() |
Orang-orang yang terlalu banyak komitmen
sebenarnya sedang berusaha untuk disukai dan dianggap sebagai orang
baik. Sebaliknya, mereka hanya takut terhadap penolakan. Kita sering
melihat orang yang melakukan ini dalam kehidupan mereka.
Jadilah orang yang memegang teguh ucapannya. Selesaikan dulu komitmen pertama yang Anda nyatakan.
Setiap Orang Memiliki Komitmen, Entah Mereka Menyadarinya atau Tidak
![]() |
Siapapun kita, sebenarnya mempunyai
komitmen. Masalahnya adalah, orang biasa tidak mencurahkan perhatian
pada sesuatu yang menurut mereka sudah mereka tekuni. Karena itu,
pernyataan yang sering terdengar, "Saya punya masalah dengan komitmen", adalah hal yang menggelikan.
Orang
biasa berjuang untuk mengatasi komitmen yang saling bertentangan antara
pikiran sadar dan bawah sadar mereka. Seringkali kita memiliki strategi
dalam hidup yang bermanfaat bagi kita, namun kemudian strategi tersebut
menghalangi kita untuk menjadi lebih berhasil, malah berubah menjadi
kelemahan. Keadaan ini disebut komitmen yang saling bersaing. Setiap orang mempunyai komitmen yang bersaing.
Sumber Buku : Brian Klemmer, The Compassionate, Hay House Inc., USA, 2008.







Komentar
Posting Komentar